KOMPUTASI modern sekarang bergerak dengan sangat cepat dan memasuki sebuah paradigma baru, dari yang sebelumnya komputasi grafik menjadi pusat pada aktivitas unit prosesor grafik bergeser ke arah aplikasi non-grafik. Para pembuat unit prosesor grafik, seperti nVidia dan ATI, pun melakukan berbagai fungsi, mulai dari komponen-komponen dalam subsistem yang menggerakkan perangkat seperti Xbox buatan Microsoft sampai sistem visualisasi high-end yang terdapat pada mesin-mesin komputasi buatan Hewlett Packard atau SGI.

Perangkat unit prosesor grafik (GPU) sekarang bertindak sebagai prosesor pendamping pada sistem komputasi, misalnya prosesor Pentium buatan Intel Corporation dengan menggunakan jalur cepat seperti teknologi advance graphics port (sekarang dikenal sebagai AGP8X). Puncak kecepatan jalur bandwith pun mencapai 2,1 Gb per detik.

Prosesor GPU sekarang bergerak dengan sangat cepat. Sebuah GPU buatan nVidia pada GeForce 5900, misalnya, mampu melakukan kinerja sampai 20 Gigaflop atau setara dengan sebuah prosesor Pentium berkecepatan 10 GHz. Persaingan di antara pembuat GPU pun semakin sengit, di mana nVidia dan ATI hampir setiap enam bulan sekali memperkenalkan generasi GPU terbaru yang lebih cepat dan lebih tangguh.

Perangkat seperti WinFast A350 (foto kanan bawah) buatan Leadtek Research Inc asal Taiwan, umpamanya, tidak lagi menjadi masalah komputasi grafik saja, tetapi juga sebuah perangkat antarmuka VGA yang membawa penggunanya ke era digital video dengan fungsionalitas video in and video out (VIVO). Walaupun, era game video pada komputer masih tetap dinikmati dengan hasil tayangan yang lebih akurat, lebih halus, dan lebih cepat, era ini akan bergerak lebih jauh dengan kehadiran era multimedia yang akan banyak membutuhkan kemampuan komputasi termasuk grafik.

Kemampuan komputasi pada perangkat WinFast A350 TDH dengan prosesor grafik FX5900 memang menjadikan perangkat antarmuka ini semakin panas, dan manufaktur perangkat VGA menyediakan solusi pendinginan yang menarik. Leadtek menghasilkan sebuah cooler untuk menutup seluruh permukaan VGA card ini dengan bahan dari alumunium dan dilengkapi dengan dua kipas. Kipas ini pun bergerak berlawanan, yang satu mengisap udara masuk dan lainnya mengembus udara keluar.

Di sisi lain, manufaktur perangkat antarmuka VGA seperti MSI dengan seri GeForce FX 5600 juga memikirkan untuk menghasilkan sebuah perangkat tampilan grafik bagi mereka yang dananya terbatas. Perangkat MSI FX 5600 ini, walaupun tidak termasuk yang tercepat dalam komputasi grafik, memiliki kelengkapan multimedia yang utuh, termasuk sebuah pengendali jarak jauh.

Ada sebelas macam CD yang menjadi kesatuan paket perangkat antarmuka grafik buatan MSI , termasuk lima game komputer, seperti Ghost Recon yang terkenal dan lainnya aplikasi multimedia termasuk pengeditan video digital. Bahkan, MSI FX 5600 ini pun menyediakan fasilitas sambungan teve masuk dan keluar.

Tampaknya, dengan berbagai perangkat antarmuka grafik yang sekarang ada di pasaran, sebuah era multimedia di dalam rumah akan menjadi sebuah kenyataan. Perangkat MSI FX 5600 menggabungkannya dengan aplikasi Media Center II yang bisa dikendalikan dengan pengatur jarak jauh. (rlp)

 

 

Sumber : Kompas (10 November 2003)

Sumber :  http://www.komputasi.lipi.go.id